Senin, 24 Oktober 2016

Jual Rekal Al Quran Kayu Jepara

Selamat datang di toko rekal al Quran
Kami pengrajin rekal al Quran dari Jepara ingin menawarkan produk yang sudah kami buat kepada anda. Jika anda berminat dengan produk kami, silahkan hubungi kontak kami di bawah ini.

Bapak ibu yang saya hormati, membaca al Quran sangat penting bagi generasi Islam. Mulai sejak dini, seharusnya kita sudah mendidik anak anak untuk membaca al Quran. Karena al Quran merupakan pusaka tinggalan nabi Muhammad Saw. Dan wajib kita lestarikan sampai hari kiamat. Jika tidak, anak cucu kita akan hancur dan tersesat karena buta dengan al Quran.

Bapak ibu yang saya cintai, membaca al Quran walaupun tidak paham artinya, tetap mendapatkan pahala. Barangkali inilah keajaiban al Quran karena al Quran merupakan kalamullah yang diturunkan kepada nabi Muhamad Saw. Melalui malaikat jibril.

Akan tetapi, jika membaca al Quran itu disertai dengan paham artinya. Sebab membaca al Quran sama halnya kita berbicara dengan Allah Swt. Ketika kita berdialog atau berbicara dengan orang lain, misalnya, apabila kita tidak paham apa yang dibicarakan, tentu orang tersebut akan marah. Bagaimana dengan Allah?

Allah bukanlah mahluk. Maka dari itu, jika kau sudah membaca al Quran, walaupun tidak paham, engkau sudah mendapatkan pahala. Kalaupun paham, makan pahalanya akan jauh lebih banyak dari pada tidak paham arti atau maknanya.

Makanya, pada masa sekarang ini, banyak bertebaran madrasah diniyah, taman pendidikan al Quran, yang mengajarkan belajar al Quran. Pelajaran yang diajarkan banyak sekali, mulai dari belajar membaca, menulis arab, dan lain lain.

Intinya, jangan sampai generasi kita, yang sudah memasuki akhir zaman dengan banyak sekali penyimpangan, harus dibekali dengan al Quran. Dengan al Quran kita akan mendapatkan hidayah, petunjuk, dan rahmat dari Allah Swt.

Tradisi Membaca Al Quran

Tradisi di masyarakat kita, apabila belajar membaca al Quran, selalu diletakkan di atas meja, atau rekal al Quran. Meja atau rekal alQuran merupakan tempat meletakkan al Quran supaya tidak terhina. Sebab al Quran merupakan kalam qodim yang senantiasa terjaga keasliannya sehingga sangat patut untuk dimulyakan dengan cara meletakkannya di atas kita.

Rekal atau meja menjadi alat untuk meletakkan al Quran sekaligus memulyakan al Quran. Jangan sampai al Quran terletak berada pada kaki kita. Oleh karenanya, dimana mana, al Quran selalu di letak di atas bukan di lantai. Karena dengan meletakkan di atas, orang Islam sama halnya menghormati akalam Allah Swt yang sudah terkodifikasi tadi.

Rekal al Quran merupakan tempat paling dinamis untuk meletakkan al Quran. Mengapa? Rekal beda dengan meja. Biasanya, meja terbuat dari kayu dan desainnnya agak besar dan berat. Dan tidak mungkin mudah untuk dipindah pindahkan. Apalagi dipindah oleh anak kecil.

Makanya, rekal al Quran dibuat sekecil dan seindah mungkin namun tidak mengurangi rasa hormat dalam memulyakan al Quran. Rekal al Quran bisa dibawa kemana mana. Bisa dilipat kemudian di masukkan ke dalam tas, lemari, dan lain lain.

Sedangkan meja tidak bisa dilipat. Hanya seperti itu saja bentuknya dan sangat sulit untuk dibawa kemana mana karena berat bebannya.

Hal ini beda dengan rekal al quran. Karena anak kecil usia 3 tahun juga kuat membawa rekal al Quran. Inilah barangkali kehebatan dan kelebihan rekal di bandingkan dengan meja.

Motifnya pun bermacam macam. Anda bisa lihat sendiri. Rekal al Quran bisa dibuat bemotif ukir, motif anak anak, dan lain sebagainya. Orang melihat akan mudah jatuh cinta. Dan membaca al Quran pun akan terasa enak betah berlama lama.

Sampai kapan pun, orang tidak akan bosan membaca al Quran. Bayangkan, anda sudah berapa kali membaca al Quran, dari sejak kecil hingga sekarang ini? Pasti tak terhitung. Mengapa? Karena hal ini merupakan kalam Qodim yang mana jika dibaca berulang kali tidak akan bosan dan justru semakin menentramkan hati kita.

Oleh sebab itu, jangan sampai generasi kita jauh dari al Quran. Al Quran yang kita baca setiap hari merupakan pusakan hidup menuju akhirat. Apalagi, pada masa sekarang ini, al Quran hanya sebatas tulisan saja. Jika sudah di lemari, sama sekali tak pernah dijamah, apalagi dibaca.

Sadar akan generasi al Quran harus dimulai sejak dini. Jangan sampai anak diajari membaca al Quran ketika sudah usia 30 tahun. Sangat terlambat sekali. Karena membaca al Quran tak semudah membaca koran. Karena ada ilmunya, yang mana hanya dimiliki oleh orang orang yang ahli dalam al Quran.




 

Jual Rekal Al Quran Kayu Jepara Published @ 2014 by Usb Stik